|
RAKER PENYUSUNAN PROGRAM KERJA SMP NEGERI 12 KOTA SERANG TAHUN PELAJARAN 2009/2010 |
|
|
|
|
Written by By Sanyata Jaka
|
|
Saturday, 18 July 2009 13:55 |
|
Dalam rangka mempersiapkan penyusunan Rencana Kerja Sekolah (RKS) Tahun Pelajaran 2009/2010, maka pada hari Sabtu, 18 Juli 2009. Manajemen SMP Negeri 12 Kota Serang mengadakan Rapat Kerja yang melibatkan seluruh dewan guru dan tenaga kependidikan. Raker ini menghasilkan rencana program kerja/kegiatan satu tahun kedepan yang di kelompokkan dalam bidang kurikulum, kesiswaan, sarana prasarana, manejemen sekolah dan humas.
Dalam kesempatan ini juga di susun dokumen kelengkapan kurikulum, seperti Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), Kalender akademik, Silabus, RPP, program tahunan dan program semester, yang semua itu merupakan kelengkapan administrasi pengajaran guru.
Kegiatan Raker ini di hadiri oleh Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan Kota Serang, Drs. Bakhreni, yang berkenan membuka kegiatan raker dan memaparkan kebijakan-kebijakan di dinas pendidikan Kota Serang, dalam kesempatan ini juga Pengawas SMP Dinas Pendidikan Kota Serang; Tusnadi, S.Pd berkenan memberikan pembekalan tentang penyusunan perangkat kurikulum.
|
|
Last Updated on Saturday, 18 July 2009 14:04 |
|
Disusun Panduan Pendidikan Kesetaraan Asia-Pasifik |
|
|
|
|
Written by Sanyata_js
|
|
Wednesday, 15 July 2009 10:36 |
|
SALATIGA, Organisasi Bidang Pendidikan, Ilmu Pengetahuan, dan Kebudayaan atau UNESCO, Perserikatan Bangsa Bangsa sedang menyempurnakan panduan pendidikan kesetaraan untuk regional Asia-Pasifik. Panduan itu berisi sistim pendidikan kesetaraan, termasuk perencanaan, evaluasi, dan akreditasi.
"Kami harapkan, setelah melalui penyempurnaan dan evaluasi, panduan ini siap diluncurkan akhir tahun ini atau paling lambat awal 2010," tutur Hameed A Hakeem, Penasihat dan Koordinator Asia-Pacific Programme of Education for All (APPEAL), UNESCO Bangkok (Thailand), saat studi lapangan di Sekolah Alternatif Qaryah Thayyibah di Kota Salatiga, Jawa Tengah, Selasa (14/7).
Adapun studi lapangan itu dilakukan dalam rangka menyempurnakan draf awal panduan pendidikan kesetaraan yang disusun oleh sejumlah ahli dari beberapa negara di Thailand bulan lalu. Studi lapangan itu diikuti delegasi dari 12 negara yang menghadiri Workshop Equivalency Programme for Avhieving Education for All Goals and Promoting Lifelong Learning di Kota Semarang.
|
|
Bantuan Operasional Sekolah |
|
|
|
|
Tujuan Dana BOS :
- Membebaskan biaya pendidikan bagi siswa tidak mampu dan meringankan bagi siswa lain
- Dengan BOS diharapkan perserta didik memperoleh layanan pendidikan dasar lebih bermutu sampai tamat dalam rangka penuntasan wajib belajar 9 tahun.
Fungsi Dana BOS :
- Pembiayaan seluruh kegiatan dalam rangka Penerimaan Siswa Baru: biaya pendaftaran, penggadaan formulir, administrasi pendaftaran, dan pendaftaran ulang, serta kegiatan lain yang berkaitan langsung dengan kegiatan tersebut.
- Pembelian buku teks pelajaran dan buku referensi untuk dikoleksi diperpustakaan.
- Pembelian bahan-bahan habis dipakai: buku tulis, kapur tulis, pensil, bahan praktikum, buku induk siswa, buku inventaris, langganan koran, gula kopi dan teh untuk kebutuhan sehari-hari di sekolah.
- Pembiayaan kegiatan kesiswaan: program remedial, program pengayaan, olah raga, kesenian, karya ilmiah remaja, pramuka, palang merah remaja dan sejenisnya.
- Pembiayaan ulangan harian, ulangan umum, ujian sekolah dan laporan hasil belajar siswa.
- Pengembangan profesi guru: pelatihan, KKG/MGMP dan KKKS/MKKS.
- Pembiayaan perawatan sekolah: pengecatan, perbaikan atap bocor, perbaikan pintu dan jendela, perbaikan mebeler dan perawatan lainnya.
- Pembiayaan langganan daya dan jasa: listrik, air, telepon, termasuk untuk pemasangan baru jika sudah ada jaringan disekitar sekolah.
- Pembayaran honorarium bulanan guru honorer dan tenaga kependidikan honorer sekolah. Tambahan insentif untuk kesejahteraan guru dan tega kependidikan sekolah ditanggung sepenuhnya oleh pemerintah daerah.
- Pemberian bantuan biaya transportasi bagi siswa miskin yang menghadapi masalah biaya transort dari dan ke sekolah.
- Khusus untuk pesantren salafiyah dan sekolah keagamaan non Islam, dana BOS dapat digunakan untuk biaya asrama/pondokan dan membeli peralatan ibadah.
- Pembiayaan pengelolaan BOS: ATK, penggandaan, surat menyurat dan penyusunan laporan.
- Prioritas pertama penggunaan dana BOS adalah untuk komponen a s/d l. Bila seluruh komponen diatas telah terpenuhi pendanaannya dari BOS dan masih terdapat sisa dana, maka sisa dana BOS tersebut dapat digunakan untuk membeli alat peraga, media pembelajaran dan mebeler sekolah.
|
|
|